5 Aturan Kritis dalam Memahami Support dan Resistance

5 Aturan Kritis dalam Memahami Support dan Resistance

Dua pola teknis yang paling dasar namun efektif adalah tingkat Support dan Resistance (dukungan dan tahanan). Dimana tingkatan ini sering dilabeli dengan trendline atau garis tren. Jika terjadi pantulan akan mengakibatkan arah harga berbalik arah. Ketika harga turun, support merupakan momentum untuk membeli dan harga berbalik. Sebaliknya, ketika harga bergerak lebih tinggi, resistance adalah titik di mana penjualan menguasai pembelian dan kenaikan harga berhenti.

Mengidentifikasi dengan benar pertukaran tren ini, akan memungkinkan Anda menetapkan target harga awal dan mengembangkan disiplin penjualan Anda sendiri. Seperti pola lain yang telah kita diskusikan pada artikel-artikel sebelumnya, mengetahui rincian support/dukungan dan tingkat resistance/tahanan akan meningkatkan peluang sukses Anda.

Kelima peraturan Support dan Resistance ini adalah:

1. Trend ChallengeSupport dan resistance sering bertindak sebagai penentu tren . Bila trendline yang dilabeli dan harga mengalami resistansi, bersiaplah untuk melakukan perubahan dinamis. Misalnya, di grafik Palladium, saat tren naik biru terkonvergensi dengan resistansi, harga bergerak turun.

2. Tempat terjadi perubahan – Jika Support/dukungan dilanggar, level yang sama akan bertindak sebagai Resistance/perlawanan di masa depan. Garis tren horizontal yang sama berlanjut setelah support dilanggar dan dimasa depan menjadi garis perlawanan/resistansi.

3. Retests harga menjadi penguat Semakin sering trendline diuji, semakin valid jadinya. Contohnya apabila GBPJPY menunjukkan resistance yang terus-menerus pada kisaran harga 190.00. Dengan empat tantangan resistance terpisah dari tingkat ini, selama periode lima bulan, kita akan menyaksikan demonstrasi harga di masa mendatang pada level ini, dimana buyer menghabiskan tenaga buy untuk resistance ini.

4. Volume Penguat – Jika level resistance atau support dikaitkan dengan peningkatan volume, tren menjadi lebih valid. Pertimbangkan sejarah perdagangan GBPJPY. Sejak Mei 2024, tingkat harga 190.00 telah berfungsi sebagai resistance yang kuat. Setiap kali tingkat harga diuji, volume meningkat (lingkaran biru). Pola ini menambah bobot dan mengindikasikan bahwa untuk mengatasi titik harga itu akan memakan waktu yang lama dan signifikan.

5. Masalah Waktu – Semakin baru level yang telah ditetapkan semakin bermanfaat. Masalah dengan pasar bearish saat brexit pada Poundsterling adalah bahwa kerugian cepat membuat banyak pedagang mencari masa lalu pada tingkat support/dukungan. Sayangnya, menggenggam sejarah jauh tidak berguna. Memeriksa grafik 2 tahun GBPUSD, kita melihat dukungan yang valid berada pada level harga 1.2000. Dan tingkat dukungan sebelum brexit baru 2 tahun kemudian dipenuhi kembali. Butuh waktu dan proses yang panjang dalam membangkitkan trend yang terbentuk pada panic selling.

Bergabung Bersama Ruang Investasi Sekarang!

Your financial future is just a download away. Get our app and experience the benefits of better money management.